Analisis Prediksi Kebangkrutan Perusahaan dengan menggunakan Metode Altman Z-Score pada Perusahaan Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2016
DOI:
https://doi.org/10.35126/ilman.v6i2.37Keywords:
Prediksi kebangkrutan, altman z-scoreAbstract
penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis prediksi kebangkrutan perusahaan sektor perkebunan yang terdaftar di BEI berdasarkan metode Altman Z–Scoreperiode 2011- 2016. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah adalah data kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif, yaitu dengan cara menganalisis menggunakan perhitungan angka-angka dari laporan keuangan, seperti neraca dan laporan laba rugi, yang kemudian digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil perhitungan dari 10 perusahaan sektor perkebunan yang mengalami kondisi keuangan yang rata-rata berada pada kondisi potensial bangkrut, hal ini dikarenakan beberapa perusahaan mengalami kesulitan keuangan (financial distress). Pada tahun 2013, terdapat 6 perusahaan diprediksi mengalami kebangkrutan, 2 perusahaan mengalami rawan bangkrut dan 2 perusahaan dalam kondisi sehat. Tahun 2014, kondisinya belum berubah karena ada 6 perusahaan diprediksi mengalami kebangkrutan, 2 perusahaan mengalami rawan bangkrut dan 2 perusahaan dalam kondisi sehat. Sedangkan pada tahun 2016, terjadinya peningkatan pada perusahaan yang mengalami prediksi kebangkrutan yaitu sebanyak 7 perusahaan, 2 perusahaan mengalami rawan bangkrut, dan menurun menjadi 1 perusahaan dalam kondisi sehat. Hal ini berdasarkandari kriteria Altman Z-Score,jika Z > 2,99 dikategorikan sebagai perusahaan sehat. Z berada diantara 1,81 sampai 2,99 dikategorikan sebagai perusahaan rawan bangkrut atau grey area. Dan jika Z < 1,81 dikategorikansebagai perusahaan potensial bangkrut.
Downloads
References
_____.2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Keempat)
Abdullah, Syukriy & Halim Abdul. 2004. Pengaruh Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Pemda: Studi Kasus Kabupaten dan Kota di Jawa dan Bali. Jurnal Ekonomi STEI No.2/Tahun XIII/25
Adi, Hari, Priyo, 2005. Relevansi Transfer Pemerintah Pusat terhadap Upaya Pajak Daerah pada Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Jawa.
Agoes, Sukrisno. 2004. Auditing (Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Publik. Edisi Ketiga. Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti.
Arens, Alvin A. 2008. Auditing and assurace services: an intergated approach. Ed.12th. Pearson Education: USA.
Azhar, Mhd Karya Satya. 2008. Analisis Kinerja Keuan¬gan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah. Medan : Universitas Sumatra Utara.
Bastian, Indra. 2001. Akuntansi Sektor Publik di Indonesia, Yogyakarta : Pusat Pengembangan Akuntansi FE Universitas Gajah Mada
Bastian, Indra. 2002. Sistem Akuntansi Sektor Publik. Penerbit. Salemba 4: Jakarta.
Brahmantio, Isdijoso, Analisis Kebijakan Fiskal Pada Era Otonomi Daerah (Studi Kasus: Sektor Pendidikan di Kota Surakarta), Kajian Ekonomi Dan Keuangan Vol. 6 No. 1, 2002
Damanpour, F. 1991. Organizational Innovation: A Meta-Analysis of Effects of Determinants and Moderators. Acadmy of Management Journal.
Dyah Setyaningrum, Febriyani Syafitri. 2012. Analisis Pengaruh Karakteristik Pemerintah Daerah terhadap Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan, Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol. No.2.
Fajar Nugroho, Abdul Rohman. 2012. Pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Kinerja Keuangan Daerah dengan Pendapatan Asli Daerah sebagai Variabel Intervining. Diponegoro Jurnal of Accounting, Semarang.
Friedmann, John. 2007. The Wealth of Cities: Towards an Assets-based Development of Newly Urbanizing Regions. Development and Change Forum Vol. 38.
Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program SPSS. Edisi 4. Badan Penerbitan Universitas Diponegoro: Semarang.
Halachmi, Arie. 2005. Performance measurement is only one way of managing performance. International Journal of Productivity and Performance Management. Vol. 54: 502-516
Halim, Abdul. 2007. Akuntansi Sektor Publik : Akuntansi Keuangan Daerah. Edisi 3. Salemba 4: Jakarta.
Hamzah, Ardi. 2007. Pengaruh Belanja dan Pendapatan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan dan Pengangguran. Konferensi Penelitian: Jatim.
Kuncoro, Mudrajad, 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah : Reformasi, Perencanaan, Strategi, dan Peluang, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Kuncoro, Mudrajad. 2001. Metode Kuantitatif. Yogyakarta: Penerbit AMP. YKPN.
Kusumadewi, Diah Ayu. 2007. Flaypaper Effect Pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Belanja Daerah Pada Kabupaeten/Kota di Indonesia. JAAI Volume 11 Nomor 1, Edisi Juni 2007 : 67-80. Jogyakarta: UII.
Kusumawardani, Media. Pengaruh Size, Kemakmuran, Ukuran Legislatif, Leverage Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia. Jurnal Akuntansi Universitas Negeri Semarang, Semarang.
Lubis, Ade Fatma 2012. Metode Penelitian Akuntansi dan Format Penulisan Tesis. USU Press, Medan.
Mahmudi. 2010.Manajemen Keuangan Da¬erah. Jakarta: Erlangga
Mangkunegara, Anwar Prabu 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia, PT. Remaja Rosda Karya, Bandung
Mardiasmo, 2002. Akuntasnsi Sektor Publik, Penerbit Andi, Yogyakarta
Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen keuangan daerah. Penerbit Andi: Yogyakarta.
Mulyadi, 2002. Auditing, Buku Dua, Edisi Ke Enam, Salemba Empat, Jakarta
Mustikarini, Widya Astuti & Debby Fitriasari. 2012. Pengaruh Karakteristik Pemerintah Daerah dan Temuan Audit BPK terhadap Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia Tahun Anggaran 2007
Nafarin, M. 2004. Anggaran Perusahaan. Salemba Empat, Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).





